0 0
Bagikan Berita Ini :
Read Time:1 Minute, 38 Second

EMBARANPOST, Lampung Timur – Seluruh rakyat Indonesia kembali akan mengikuti pesta demokrasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada November mendatang.

“Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara, menggunakan sebagian besar anggaranya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Mestinya tidak hamburkan uang, dengan mengenyampingkan kepentingan masyarakat,”ujar pimpinan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Laskar Merah Putih Kabupaten Lampung Timur Amir Faisol.

Menurutnya, situasi dan kondisi keuangan Daerah Kabupaten berjuluk Bumei Tuwah Bepadan sampai dengan saat ini tidak dalam baik-baik saja.Hal itu pula yang selama ini disampaikan pemerintah Lampung Timur.

“Faktanya, anggaran memang selalu tidak berjalan sebagaimana mestinya,” tegas Amir Faisol.

Lanjutnya, tentu demi terselenggaranya pilkada serentak pada 27 November 2024 mendatang, Pemerintah Daerah wajib menggelontorkan anggarannya.

“Tentu bukan untuk di hambur-hamburkan, KPU sebagai penyelenggara, mestinya dapat menjaga perasaan masyarakat, kita dapat rasakan di Lampung Timur, masyarakat masih banyak mengeluh dengan pelayanan kesehatan, terlebih kondisi infrastruktur, bahkan gaji atau tunjangan pamong-pamong Desa sering tertunda, bahkan Tunjangan para ASN,”tambahnya.

Menurutnya kurangnya kepedulian terhadap masyarakat sehingga KPU menggelar acara gebyar KPU, yang telah di laksanakan pada Minggu malam Senin 26 Mei kemarin.

“Bukan hanya itu, acara gebyar tersebut tidak ada pada jadwal tahapan pilkada, jika mengacu pada Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2024, giat yang digelar itu sudah masuk dalam jadwal tahapan penyerahan daftar penduduk potensial pemilih, lalu muncul pertanyaan, mengapa KPU hanya mengundang para pejabat pemerintah atau Forkopimda, dan tidak mengundang Partai Politik (Parpol) sebagai peserta pemilu,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan ketua Bara-jp Lampung Timur Robenson yang menyayangkan acara yang digelar KPU Lampung Timur terkesan hanya menghambur hamburkan anggaran.

“Acara yang digelar oleh KPU Lampung Timur beberapa hari yang lalu itu terkesan hanya menghamburkan anggaran saja dan tidak ada hubungannya dengan pilkada,dan KPU ini kan mengurusi partai peserta pemilu buka malah mengundang Forkopimda dan para kepala desa,atau memang kegiatan ini terselubung untuk memenangkan salah satu bakal calon Bupati dan wakil bupati Lampung Timur yang akan ikut kontestasi politik mendatang?,tanya Robenson.(red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *