JMS Kejari Lamtim: Berikan Pemahaman Tentang Hukum dan Diskusi Isu-Isu Kritis

Dipublikasikan oleh Embaranpost pada

0 0
Bagikan Berita Ini :
Read Time:1 Minute, 42 Second

EMBARANPOST, LAMPUNG TIMUR–Kejaksaan Negeri Lampung Timur melalui Jaksa Masuk Sekolah (JMS) memberikan pemahaman mendalam tentang bahaya narkotika dan cyberbullying di kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas(SMA).

Hal itu disampaikan oleh Kasi Intel Kejari Lamtim, Muhammad Rony saat memimpin tim JMS di Aula SMAN 1 Bandar Sribhawono Kecamatan Bandar Sribhawono Lampung Timur pada, Kamis (22/2/2024).

Baca juga: Buka Konvensi Nasional Media Massa, Menkominfo: Pemerintah Menghargai Demokrasi Pers

Acara yang diikuti oleh puluhan pelajar dari tujuh Sekolah Menengah Atas (SMA) Sub Rayon 0822 itu juga dihadiri oleh Jaksa Rizky Ramadhan Kasubsi Ekonomi, Jaksa Rudi Arlansyah dan Jaksa Muhammad Edi membidangi Fungsional Inteljen.

Kasi Intel Kejari Lamtim Muhammad Rony, menyampaikan bahwa melalui program Jaksa Masuk Sekolah(JMS) tidak hanya menjadi kesempatan bagi pelajar untuk mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang hukum, tetapi juga untuk mendiskusikan isu-isu kritis seperti bahaya Narkotika dan Cyber Bullying.

“Mengapa penting bagi kami menggalakkan kampanye anti Narkotika melalui JMS karena Indonesia sedang darurat narkotika, dan remaja sangat rentan untuk dipengaruhi karena rasa ingin tahunya yang sangat besar,” jelas Rony

“Remaja menjadi salah satu sasaran utama peredaran dan penyalahgunaan narkotika,”imbuhnya.

Selanjutnya, kata Rony, terkait isu cyber bullying yang saat ini beredar dan semakin merajalela di kalangan pelajar juga menjadi materi utama.

“Materi cyber bullying menjadi penting, mengingat dampak yang signifikan pada kesejahteraan mental dan emosional para pelajar,”terangnya.

Rony juga mengatakan, tim JMS juga menyampaikan materi tentang perlindungan anak.

Baca juga: Kejari Lampung Timur Selamatkan Uang Negara Satu Milyar Lebih

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Bandar Sribhawono, Nurjaya Rahman menyambut baik atas kehadiran tim jaksa masuk sekolah dan PWI Lampung Timur.

“Bisa buat acuan anak-anak kami dan mudah-mudahan menjadi inspirasi mereka supaya bisa memahami apa yang telah disampaikan para jaksa,”ujar Nurjaya Rahman.

“Semoga materi yang disampaikan dapat bermanfaat bagi anak didik kami,”lanjutnya.

Untuk diketahui, puluhan pelajar yang mengikuti JMS itu berasal dari SMAN 1 Negeri Bandar Sribhawono, SMA Buana, SMA Kosgoro, SMA Hidayatul Mubtadiin Jabung, SMA Ma’arif 2 Jabung. SMA Negeri 1 Gunung Pelindung dan SMA Muhammadiyah Sribhawono.(ril/sup)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *